rebutan balung
Senin, 29 Desember 2008
"titi kala warsa"
Rebana menjejak kala
Kala ning menggurat seribu
..satu, satu menggugurkan sengkala ning madyo
Tumbuh, mengimbuh serapan merabuk lugu
Delapan mata penjuru
Melaju luluh melumbung bambung
Bambu kuning menggiling memburu
Mencekak talak merubung pasung
Kala ning madyo sengkolo rerupo boyo
Beboyo botoh pangumbar nelongso ning rupo
Dinalar jangkep ning mudo sakayange
Kayangane mbuyar njengkelak sangkan parane
Duh, bibit pengudo roso membelalak
Roboh, runtuh menggeramang salang tunjang
Lumpuh, melepuh menepi buyut terkotak
Luluh, jumbuh mengunduh puyuh kepontang-pontang
Langgam meremang menggalang palang
Palang remuk menunggal membabat bebat
Lumbung melimbung kecubung digaung-gaung
Gaung terkabung lamat merambat terjerembab
Buyung,,,kudhung bung terhuyung-huyung
Lungguh ning bayang ngabang ning ratan
Ojo dinugo lelali ning jagat njenggirat
Pucat pasi melebam melembung dunung
Wes tinalar ning gawe
Ojo semoyo ning rupo
Pulung tineko mongso
...jinagrag tiniwayahe!
==========
des29'08, sby
(1 muhrm 1430)
...Yuswan Taufiq
Kamis, 25 Desember 2008
"...~ baladaku ber-api(api) ~..."
~
(dalam rangka menyambut 'Hari Kebangkitan Massal Nasional Bangsa" ini di thn 2008)
~
Bebas!
Menyatu bercerai padu
Menyulap berpampang judi dadu
Teriak bersatu.., gerilya menyikut sesandar-bahu
Seakan berpihak.., diri sendiri jadi tumpuan tuju
Siapa tahu harkat terangkat, memaling nasib beradu
Ayo maju-majulah!
Saatnya membalik nasib bernanah!
Jika tak sekarang berkalang tanah,
keretamu kan tergerus sekilas punah
Senyampang bumi memuncak amarah
Goyangkan badan, berkelit memanggang amanah
Tapi awas, jagalah bulusmu nampak tersenyum
Biar si otak-otak udang, kulum terayun-ayun maklum
Kalau ada berani merangsek menikammu
Ikutlah menggosok sabun pelicinku
Tuhan pun tak akan tega memarahiku
Karena dapat dibeli, dan itulah aku tuhanmu
Hayo.., siapa mau merunut bersandar padaku?
Percalah, kupelihara kamu nanti sebaik anjingku
============
may2808, sby
sajak Yuswan Taufiq ;*hijab bagi tanya-taklisan-berjawan#
(dalam rangka menyambut 'Hari Kebangkitan Massal Nasional Bangsa" ini di thn 2008)
~
Bebas!
Menyatu bercerai padu
Menyulap berpampang judi dadu
Teriak bersatu.., gerilya menyikut sesandar-bahu
Seakan berpihak.., diri sendiri jadi tumpuan tuju
Siapa tahu harkat terangkat, memaling nasib beradu
Ayo maju-majulah!
Saatnya membalik nasib bernanah!
Jika tak sekarang berkalang tanah,
keretamu kan tergerus sekilas punah
Senyampang bumi memuncak amarah
Goyangkan badan, berkelit memanggang amanah
Tapi awas, jagalah bulusmu nampak tersenyum
Biar si otak-otak udang, kulum terayun-ayun maklum
Kalau ada berani merangsek menikammu
Ikutlah menggosok sabun pelicinku
Tuhan pun tak akan tega memarahiku
Karena dapat dibeli, dan itulah aku tuhanmu
Hayo.., siapa mau merunut bersandar padaku?
Percalah, kupelihara kamu nanti sebaik anjingku
============
may2808, sby
sajak Yuswan Taufiq ;*hijab bagi tanya-taklisan-berjawan#
"pengemis dapat raja"
~
Pernah terbayang hai si Fulan?
Umpama pengemis tiba-tiba dapat berkah...
Semeja makan siang para direktur
Hmm.., apa terjadi kikuk tingkah iringi laku?
Terbayangkah pula hati pengemis hai Fulan?
Kita berkhayal.., tiap hari dia peroleh kehormatan...
Semeja lagi.., bahkan tinggi jabatan kantor pun digengam
Hari makin tabu membungkuk jika berjalan..?
Apa daya, aku-akulah sang pengemis itu...
Kini bebas, mau bagaimana terserah aku
Dulu mengiba belas kasih diberi hati
Jangan harap kini aku mudah berbaik hati
Nah..aku berdiri dongak kepala sekarang
Kupaksa semua sanjung aku biar segan
Tak mau..? Kuprotes bahkan akan kubunuh hidupnya
Cuma tuan-tuan direktur baik pada saya
Hmm.., enak saja mau ikutan numpang nampang
Susah payah lho.., tuk bisa jadi begini
Memang salah-nasibmu begitulah semestinya!
Jadi ya.., jangan coba-coba aku diguling-guling?
Ahh sudahlah..., cukuplah yang begitu itu hanya padaku!
Dan kamu Fulan.., janganlah begitu yah...?
==========
may10'08, sby
Sajak Yuswan Taufiq ;*jiwa tolak tanya-taklisan-berjawan#
Pernah terbayang hai si Fulan?
Umpama pengemis tiba-tiba dapat berkah...
Semeja makan siang para direktur
Hmm.., apa terjadi kikuk tingkah iringi laku?
Terbayangkah pula hati pengemis hai Fulan?
Kita berkhayal.., tiap hari dia peroleh kehormatan...
Semeja lagi.., bahkan tinggi jabatan kantor pun digengam
Hari makin tabu membungkuk jika berjalan..?
Apa daya, aku-akulah sang pengemis itu...
Kini bebas, mau bagaimana terserah aku
Dulu mengiba belas kasih diberi hati
Jangan harap kini aku mudah berbaik hati
Nah..aku berdiri dongak kepala sekarang
Kupaksa semua sanjung aku biar segan
Tak mau..? Kuprotes bahkan akan kubunuh hidupnya
Cuma tuan-tuan direktur baik pada saya
Hmm.., enak saja mau ikutan numpang nampang
Susah payah lho.., tuk bisa jadi begini
Memang salah-nasibmu begitulah semestinya!
Jadi ya.., jangan coba-coba aku diguling-guling?
Ahh sudahlah..., cukuplah yang begitu itu hanya padaku!
Dan kamu Fulan.., janganlah begitu yah...?
==========
may10'08, sby
Sajak Yuswan Taufiq ;*jiwa tolak tanya-taklisan-berjawan#
Langganan:
Postingan (Atom)

