~
Pernah terbayang hai si Fulan?
Umpama pengemis tiba-tiba dapat berkah...
Semeja makan siang para direktur
Hmm.., apa terjadi kikuk tingkah iringi laku?
Terbayangkah pula hati pengemis hai Fulan?
Kita berkhayal.., tiap hari dia peroleh kehormatan...
Semeja lagi.., bahkan tinggi jabatan kantor pun digengam
Hari makin tabu membungkuk jika berjalan..?
Apa daya, aku-akulah sang pengemis itu...
Kini bebas, mau bagaimana terserah aku
Dulu mengiba belas kasih diberi hati
Jangan harap kini aku mudah berbaik hati
Nah..aku berdiri dongak kepala sekarang
Kupaksa semua sanjung aku biar segan
Tak mau..? Kuprotes bahkan akan kubunuh hidupnya
Cuma tuan-tuan direktur baik pada saya
Hmm.., enak saja mau ikutan numpang nampang
Susah payah lho.., tuk bisa jadi begini
Memang salah-nasibmu begitulah semestinya!
Jadi ya.., jangan coba-coba aku diguling-guling?
Ahh sudahlah..., cukuplah yang begitu itu hanya padaku!
Dan kamu Fulan.., janganlah begitu yah...?
==========
may10'08, sby
Sajak Yuswan Taufiq ;*jiwa tolak tanya-taklisan-berjawan#
rebutan balung
Kamis, 25 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar