~
"(dalam rangka) manusia diciptakan sbg khalifah-Nya di muka bumi."
~
Dan seiring hiruk-pikuk terangi Alam Raya,
angkuh hamba tunggangi kemuliaan kefanaannya
Dan dalam sunyi pendari hening tatapan-Nya,
ketinggian aku-aku selimuti kebutaan kefanaannya
Siapa mereka hingga berebut tahta tinggi menjulang menusuk langit
Siapa mereka tuhan aku perbudak selayak hamba sahaya
Seakan tak habis uzur berbenteng pekat memabukkan
Seakan tak hitam kalbu menendang selarik-selarik kunang-Nya
Aku adalah aku.., kata dunia melupakan kejadiannya
...(apa mereka tak tahu siapa sesungguh-Nya?)
Aku tak bisa kau sentuh.., kata dunia hilang pijakan lontarnya
...(apa mereka tak tahu hampa ditinggal abadi-Nya?)
...maka, takkan habis tapak demi tapak dirikan tiang tinggi
Menapak injak-injak mustaka-Mu menyeru dunia
Kebiri kerinduan ada karna diadakan seakan tanpa topang
Meninabobokkan aku dalam gemerlap bayangan-Mu
Sungguh.., bilamana hamba belum sampai saat-Nya
Sungguh berangsur butakan akar-Nya
Bahwa hanya Engkau ke-Maha-an itu...
============
mar19'08, sby
sajak yuswan taufiq ;*(hijab) tanya-taklisan-berjawab#
rebutan balung
Selasa, 06 Januari 2009
"nusa gala berseri serigala"
~
Seketika melotot mata
Mengisak tawa duka
Mengurung massa dalam genggaman
Membujuk kalangan ke pasungan
Bermanis domba mengembik magis
Menutup mata menyalakan tangis
Membongkar galian terpendam
Menutup lubang nganga...membungkam
Menebar senyum...menikam
Menyebar kusut...merangkul dendam
Siapa mau ikut...?
Bikin mereka manggut-manggut!
Biar melotot terkaget-kaget
Saat kita menari joget
Sisakan saja sedikit
Agar tangis mereka tak membelit
Mau ya...? Mau ya!
============
jun,27'08 sby
sajak yuswan taufiq ;*sekat tanya-taklisan-berjawab#
Seketika melotot mata
Mengisak tawa duka
Mengurung massa dalam genggaman
Membujuk kalangan ke pasungan
Bermanis domba mengembik magis
Menutup mata menyalakan tangis
Membongkar galian terpendam
Menutup lubang nganga...membungkam
Menebar senyum...menikam
Menyebar kusut...merangkul dendam
Siapa mau ikut...?
Bikin mereka manggut-manggut!
Biar melotot terkaget-kaget
Saat kita menari joget
Sisakan saja sedikit
Agar tangis mereka tak membelit
Mau ya...? Mau ya!
============
jun,27'08 sby
sajak yuswan taufiq ;*sekat tanya-taklisan-berjawab#
"tikus menyalak"
~
Moncernya...mengangkang
Surutnya...menggelandang
Naiknya pun terkagum-kagum
Jatuhnya...lebih berdebum-debum
Wah..wah..,
kapan-kapan harus kusambung
...biar tak lagi terkatung
Saban hari rasanya dikerubung
...semut-semut kelaparan sekampung
Hehe.., jadi ingat diri menggayut
Dua bermuka...mabuk terhanyut
Ahh.., biarlah!
Lha semuanya pada berulah
Serakah..? Ayolah!
============
jun,26'08 sby
sajak yuswan taufiq ;*sekat tanya-taklisan-berjawab#
Moncernya...mengangkang
Surutnya...menggelandang
Naiknya pun terkagum-kagum
Jatuhnya...lebih berdebum-debum
Wah..wah..,
kapan-kapan harus kusambung
...biar tak lagi terkatung
Saban hari rasanya dikerubung
...semut-semut kelaparan sekampung
Hehe.., jadi ingat diri menggayut
Dua bermuka...mabuk terhanyut
Ahh.., biarlah!
Lha semuanya pada berulah
Serakah..? Ayolah!
============
jun,26'08 sby
sajak yuswan taufiq ;*sekat tanya-taklisan-berjawab#
Senin, 05 Januari 2009
"...kisah si sandal jepit"
~
Bongkok badan iyakan sang tuan..,
tolak pinggang kala tendang si fulan
Sandal jepit pun hanya melayang dendam..,
tunggu saat bersepatu dan bebas menginjak
Ada kalanya
Hati siapa yang tak bimbang,
...lihati tuan enak menganyam di awan
Walau aku belum ke sana,
...bolehlah ikutan membonceng ya?
Sampai aku melebihi yang kau punya!
Kapan hari
Senang hati terpaksa hidup berlari,
...ratapi diri senasib orang kerdil
Walau aku belum daya berbunyi,
...nggak papalah talimu melulu kekangi
Dan tunggu aku melebihi kau nanti!
Lain waktu kalau mereka tiba-tiba bukan lagi tuanku
Aku ingin semua orang jadi hambaku...
Karena inilah aku si sandal jepit,
selalu terlupakan jika dipakaikan sepatu priyayi!
================
may01'08, sby
sajak yuswan taufiq ;*rentang penat-Nya#
Bongkok badan iyakan sang tuan..,
tolak pinggang kala tendang si fulan
Sandal jepit pun hanya melayang dendam..,
tunggu saat bersepatu dan bebas menginjak
Ada kalanya
Hati siapa yang tak bimbang,
...lihati tuan enak menganyam di awan
Walau aku belum ke sana,
...bolehlah ikutan membonceng ya?
Sampai aku melebihi yang kau punya!
Kapan hari
Senang hati terpaksa hidup berlari,
...ratapi diri senasib orang kerdil
Walau aku belum daya berbunyi,
...nggak papalah talimu melulu kekangi
Dan tunggu aku melebihi kau nanti!
Lain waktu kalau mereka tiba-tiba bukan lagi tuanku
Aku ingin semua orang jadi hambaku...
Karena inilah aku si sandal jepit,
selalu terlupakan jika dipakaikan sepatu priyayi!
================
may01'08, sby
sajak yuswan taufiq ;*rentang penat-Nya#
Langganan:
Postingan (Atom)

